Mencari aksi seru lainnya?

SBOTOP memiliki banyak hal untuk Anda

Kunjungi www.sbotop.com
untuk melihat game menarik dan penawaran eksklusif

Untuk informasi lebih lanjut:
Email kami di [email protected]

KUNJUNGI SEKARANG

SBOTOP APP Welcome Freebet – ID
countdown banner
00 HARI
00 JAM
00 MENIT

Liga Champions UEFA: Newcastle Menang, Tapi Atletico yang Lolos Secara Agregat

Tottenham Hotspur 3-2 Atletico Madrid

Tottenham Hotspur akhirnya mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 3-2 di Tottenham Hotspur Stadium dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA musim 2025/2026 yang digelar pada Kamis (19/3/2026).

Randal Kolo Muani dan Xavi Simons mencetak gol untuk tim tuan rumah. Namun, Los Rojiblancos berhasil membalas lewat Julian Alvarez dan David Hancko serta memastikan lolos ke babak delapan besar karena unggul agregat.

 

Jalannya Pertandingan

Babak pertama

Tottenham Hotspur memulai pertandingan dengan tempo tinggi dan agresif sejak menit pertama. Tuan rumah mencoba menekan Atletico Madrid melalui kombinasi apik Xavi Simons dan Mathys Tel di lini depan.

Atletico Madrid sempat unggul cepat pada menit ketujuh melalui Ademola Lookman, tetapi gol tersebut dianulir oleh VAR karena sang pemain berada dalam posisi offside. Keputusan ini memaksa tim tamu untuk menata ulang strategi serangan mereka.

Tekanan Spurs terus terasa sepanjang babak pertama, membuat lini pertahanan Atletico Madrid kerap kewalahan. Pada menit ke-24, Tel nyaris membuka skor setelah melewati bek lawan dan melepaskan tembakan dari sudut sempit, namun Juan Musso masih sigap menepis bola.

Keunggulan akhirnya datang pada menit ke-30, ketika umpan silang Tel dari sisi kanan disambut sundulan Randal Kolo Muani yang tidak terkawal di kotak penalti. Bola meluncur deras ke sudut kiri bawah gawang, membawa Tottenham Hotspur unggul 1-0.

Beberapa menit kemudian, Tottenham Hotspur kembali mendapat peluang emas untuk menggandakan skor. Sayangnya, Musso masih tampil brilian dengan menepis tembakan Tel yang mengarah ke gawang.

Menjelang akhir babak pertama, Atletico Madrid mencoba meningkatkan serangan mereka. Julian Alvarez melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang tipis melambung, dan peluang terbaik tim tamu terjadi pada menit ke-45 saat Guglielmo Vicario melakukan penyelamatan gemilang, menjaga skor tetap 1-0 hingga turun minum, meski Atletico Madrid masih unggul agregat 5-3.

 

Babak kedua

Atletico Madrid langsung tampil agresif setelah turun minum. Pada menit ke-47, serangan balik cepat dimanfaatkan Julian Alvarez dengan tembakan berputar yang bersarang tepat di sudut kiri atas gawang.

Gol tersebut membuat agregat berubah menjadi 6-3 untuk Atletico Madrid dan sedikit meredupkan semangat suporter Tottenham Hotspur. Stadion sempat sunyi sejenak, menandai tekanan baru bagi tim tuan rumah.

Tottenham Hotspur tidak tinggal diam dan kembali memimpin pada menit ke-52. Archie Gray berhasil merebut bola di lini tengah dan mengirim umpan terobosan kepada Xavi Simons, yang melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti.

Bola meluncur indah ke sudut kanan bawah gawang Musso, membawa Spurs unggul 2-1. Gol ini langsung membangkitkan energi para pemain dan suporter di tribun stadion.

Laga berlangsung semakin panas dengan beberapa duel keras yang memaksa wasit mengeluarkan kartu kuning. Destiny Udogie, Cristian Romero, dan beberapa pemain Atletico Madrid menjadi korban disiplin akibat kontak fisik yang intens.

Atletico Madrid hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-70 melalui aksi individu Alvarez, namun Vicario berhasil melakukan penyelamatan gemilang. Namun lima menit kemudian, David Hancko memanfaatkan sepak pojok Alvarez untuk menyundul bola ke gawang, menjadikan skor 2-2, sebelum Tottenham Hotspur menutup laga dengan gol penalti Xavi Simons pada menit ke-90, mengakhiri pertandingan 3-2, sementara Atletico tetap unggul agregat 7-5 dan melaju ke perempat final.

 

Susunan Pemain

Tottenham Hotspur: Guglielmo Vicario; Pedro Porro (Lucas Bergvall 74′), Cristian Romero (Kevin Danso 81′), Radu Dragusin (Destiny Udogie 66′), Micky van de Ven; Djed Spence, Xavi Simons; Pape Matar Sarr, Archie Gray (Conor Gallagher 81′), Mathys Tel (Callum Olusesi 81′); Randal Kolo Muani

Manajer: Igor Tudor

Atletico Madrid (4-4-2): Juan Musso; Nahuel Molina (Koke 64′), Robin Le Normand, David Hancko, Matteo Ruggeri; Giuliano Simeone (Jose Gimenez 87′), Marcos Llorente, Johnny Cardoso, Ademola Lookman (Alexander Sorloth 63′); Julian Alvarez (Nicolas Gonzalez 84′), Antoine Griezmann (Alex Baena 84′)

Pelatih: Diego Simeone

 

Statistik

Dalam pertandingan antara Tottenham Hotspur dan Atletico Madrid, kedua tim sama-sama mencatatkan 18 tembakan, namun Tottenham Hotspur unggul dalam hal tembakan tepat sasaran dengan 11 percobaan dibanding 6 milik Atletico Madrid. Penguasaan bola hampir seimbang, Tottenham Hotspur memegang 51% sementara Atletico Madrid 49%, dengan jumlah operan masing-masing 344 dan 335, serta akurasi operan yang identik 83%.

Dari sisi fisik dan disiplin, Tottenham Hotspur melakukan 16 pelanggaran sedangkan Atletico Madrid 8 kali, dengan masing-masing tim menerima 4 dan 3 kartu kuning, tanpa ada kartu merah yang dikeluarkan. Atletico Madrid lebih sering terperangkap offside sebanyak 3 kali, sementara Tottenham Hotspur hanya 1 kali, dan kedua tim sama-sama mendapatkan 7 tendangan sudut. Statistik ini menunjukkan laga yang ketat dengan penguasaan bola dan peluang hampir seimbang, meski Spurs lebih efektif dalam penyelesaian akhir.

 

Man of The Match – Xavi Simons

Xavi Simons jadi pemain terbaik di pertandingan Liga Champions UEFA
Xavi Simons bawa timnya menang di babak 16 besar Liga Champions UEFA

Xavi Simons menjadi pemain terbaik dalam pertandingan Tottenham Hotspur melawan Atletico Madrid dengan kontribusi luar biasa. Ia mencetak dua gol, termasuk satu dari jarak jauh dan satu penalti yang memenangkan laga, sekaligus berhasil memenangkan penalti tersebut sendiri. Selain itu, Simons menciptakan lima peluang, terus menjadi ancaman lewat dribbling-nya, dan bekerja keras tanpa bola sepanjang pertandingan.

 

Catatan

Tottenham Hotspur menghadapi tantangan berat karena hanya sedikit tim sebelumnya yang mampu lolos dari babak gugur Liga Champions UEFA setelah kalah tiga gol atau lebih di leg pertama. Semangat tinggi Mathys Tel memberi harapan bagi Spurs sebelum gol sundulan Randal Kolo Muani menambah keunggulan tim.

Di bawah arahan Igor Tudor, Spurs mencatat 2,45 expected goals (xG) dari 18 tembakan, dengan 11 di antaranya tepat sasaran, sementara Atletico Madrid menghasilkan 1,04 xG dari 18 percobaan mereka. Atletico sendiri mengandalkan Julian Alvarez, yang menjadi pemain keempat dalam sejarah Liga Champions UEFA yang mencetak gol sekaligus memberi assist di kedua leg babak gugur.

Pencapaian Julian Alvarez sejajar dengan nama-nama besar seperti Alessandro Del Piero, Kaka, dan Robert Lewandowski, menunjukkan pengaruh besar pemain Argentina tersebut dalam memastikan hasil positif bagi Atletico Madrid di kedua pertandingan.

 

Pertandingan Berikutnya

Tottenham Hotspur akan menjamu Nottingham Forest di Tottenham Hotspur Stadium dalam pekan ke-31 Premier League yang digelar pada Minggu (22/3/2026). Di sisi lain, Atletico Madrid akan bertandang ke Santiago Bernabeu untuk menghadapi Real Madrid dalam pekan ke-29 La Liga yang digelar pada Senin (23/3/2026).

Jangan ketinggalan sengitnya persaingan di Liga Champions UEFA. Simak terus prediksi kompetisi tersebut di SBOTOP.

   

●●●

Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan

Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan

Ikuti kami di Facebook, X, Instagram dan Youtube

Chat Langsung