Mencari aksi seru lainnya?

SBOTOP memiliki banyak hal untuk Anda

Kunjungi www.sbotop.com
untuk melihat game menarik dan penawaran eksklusif

Untuk informasi lebih lanjut:
Email kami di [email protected]

KUNJUNGI SEKARANG

SBOTOP APP Welcome Freebet – ID
countdown banner
00 HARI
00 JAM
00 MENIT

Liga Champions UEFA: Raksasa Paris Terlalu Kuat, Langkah Liverpool Terhenti

Liverpool 0-2 Paris Saint-Germain

Liverpool kembali kalah melawan Paris Saint-Germain dengan skor 0-2di Anfield dalam pertandingan leg kedua babak delapan besar Liga Champions UEFA musim 2025/2026 yang digelar pada Rabu (14/4/2026). The Reds gugur di kompetisi ini setelah gagal mencetak gol, sementara Les Parisian melangkah ke babak semifinal lewat brace Ousmane dembele.

 

Jalannya Pertandingan

Babak pertama

Laga dibuka dengan ritme cepat sejak menit pertama, dipicu oleh gemuruh suporter di Anfield yang menciptakan tekanan psikologis bagi kedua tim. Paris Saint-Germain langsung tampil menekan lewat upaya Warren Zaïre-Emery dan Khvicha Kvaratskhelia, meski peluang mereka belum mampu mengubah papan skor.

Tuan rumah Liverpool tidak tinggal diam dan merespons dengan pressing tinggi yang cukup merepotkan lini belakang lawan. Kesempatan emas sempat datang dari kaki Alexander Isak, tetapi penyelesaiannya masih dapat digagalkan oleh Matvey Safonov yang tampil sigap di bawah mistar.

Serangan balik cepat dari Paris Saint-Germain hampir membuat publik Anfield terdiam pada menit ke-10. Ousmane Dembélé melepaskan tembakan berbahaya yang memaksa Giorgi Mamardashvili melakukan penyelamatan krusial.

Situasi berubah dramatis pada menit ke-31 ketika Hugo Ekitike mengalami cedera cukup serius dan harus ditarik keluar lapangan menggunakan tandu. Momen tersebut menghadirkan suasana emosional, sebelum akhirnya Mohamed Salah masuk menggantikan perannya di lini depan.

Di tengah intensitas pertandingan, Liverpool nyaris memecah kebuntuan lewat skema bola mati yang dieksekusi dengan baik. Milos Kerkez hampir mencatatkan namanya di papan skor, namun refleks luar biasa dari Safonov diikuti sapuan Marquinhos menggagalkan peluang tersebut.

Paris Saint-Germain tetap berbahaya melalui kombinasi cepat di sisi sayap kanan yang memanfaatkan kecepatan pemainnya. Upaya Dembele kembali menemui hambatan setelah diblok tegas oleh Ibrahima Konaté, sehingga hingga jeda turun minum skor tetap bertahan 0-0 meski kedua tim saling menekan tanpa henti.

 

Babak kedua

Memasuki babak kedua, Liverpool langsung menaikkan tempo permainan dengan serangan bertubi-tubi ke area pertahanan lawan. Cody Gakpo yang masuk sebagai pemain pengganti hampir memecah kebuntuan, tetapi lagi-lagi Matvey Safonov menunjukkan refleks gemilang di bawah mistar.

Upaya keras tuan rumah sempat berbuah peluang emas ketika wasit menunjuk titik putih pada menit ke-64. Namun, harapan itu pupus setelah tayangan ulang VAR membatalkan keputusan tersebut, karena pelanggaran terhadap Alexis Mac Allister dinilai tidak cukup kuat.

Meski gagal mendapatkan penalti, Liverpool tetap menguasai jalannya pertandingan dengan dominasi penguasaan bola. Sayangnya, lini belakang Paris Saint-Germain tampil disiplin dan sulit ditembus, bahkan sesekali melancarkan serangan balik berbahaya.

Kebuntuan akhirnya terpecah pada menit ke-72 melalui skema serangan balik cepat dari Paris Saint-Germain yang mematikan. Ousmane Dembélé menusuk dari sisi kotak penalti sebelum melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau Giorgi Mamardashvili.

Gol tersebut membuat ritme permainan Liverpool sedikit goyah dan organisasi tim mulai terlihat kurang rapi. Sebaliknya, Paris Saint-Germain semakin percaya diri dalam mengembangkan permainan, dengan ancaman lanjutan dari Khvicha Kvaratskhelia dan Bradley Barcola.

Memasuki masa injury time, Paris Saint-Germain memastikan kemenangan melalui gol kedua yang kembali dicetak Dembele. Berawal dari umpan silang datar Barcola, Dembele menyambutnya dengan penyelesaian akurat untuk mengunci skor 2-0, sekaligus memastikan Paris Saint-Germain menutup laga dengan agregat meyakinkan 4-0 hingga peluit panjang dibunyikan.

 

Susunan Pemain

Liverpool (4-1-2-1-2): Giorgi Mamardashvili; Jeremie Frimpong (Joe Gomez 47′ (Rio Ngumoha 67′), Ibrahima Konate, Virgil van Dijk, Milos Kerkez; Ryan Gravenberch; Alexis Mac Allister (Curtis Jones 75′), Florian Wirtz; Dominik Szoboszlai; Hugo Ekitike (Mohamed Salah 32′), Alexander Isak (Cody Gakpo 47′)

Manajer: Arne Slot

Paris Saint-Germain (4-3-3): Matvey Safonov; Achraf Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, Nuno Mendes (Lucas Hernandez 39′); Vitinha, Warren Zaire-Emery (Lucas Beraldo 81′), Joao Neves; Desire Doue (Bradley Barcola 53′), Khvicha Kvaratskhelia, Ousmane Dembele

Pelatih: Luis Enrique

 

Statistik

Dalam pertandingan yang berakhir 0-2, Liverpool sebenarnya sedikit lebih unggul dalam penguasaan bola dengan 53% dibandingkan 47% milik Paris Saint-Germain, serta mencatatkan 352 operan berbanding 322. Meski demikian, efektivitas kedua tim dalam distribusi bola tidak jauh berbeda, dengan akurasi operan 78% untuk Liverpool dan 77% untuk Paris Saint-Germain.

Dari sisi peluang, Paris Saint-Germain tampil lebih tajam dengan 6 tembakan dan 3 di antaranya tepat sasaran, sementara Liverpool hanya mencatatkan 5 tembakan dengan 2 yang mengarah ke gawang. Menariknya, Liverpool justru mendominasi situasi bola mati lewat 8 tendangan sudut berbanding 2 milik Paris Saint-Germain, tetapi keunggulan ini tidak mampu dikonversi menjadi gol.

Pertandingan juga berjalan cukup seimbang dalam aspek pelanggaran dan disiplin permainan, dengan Liverpool melakukan 9 pelanggaran dan Paris Saint-Germain 10 pelanggaran, serta kedua tim sama-sama tercatat 4 kali offside. Dari segi kartu, Liverpool menerima 2 kartu kuning sementara Paris Saint-Germain tidak mendapatkan kartu sama sekali, dan tidak ada kartu merah yang dikeluarkan sepanjang laga.

 

Man of The Match – Ousmane Dembele

Ousmane Dembele jadi pemain terbaik di laga Liga Champions UEFA
Ousmane Dembele cetak brace di laga Liga Champions UEFA

Ousmane Dembele menjadi sosok paling menentukan dalam kemenangan Paris Saint-Germain atas Liverpool dengan skor 2-0, sekaligus dinobatkan sebagai Man of the Match. Dua gol yang ia cetak menambah koleksinya menjadi 24 gol di ajang Liga Champions UEFA, dengan 8 di antaranya tercipta saat menghadapi tim asal Inggris.

Sepanjang sebagian besar pertandingan, kontribusinya tidak terlalu mencolok dan cenderung bermain lebih tenang dibanding biasanya. Namun dalam 20 menit terakhir, ia menunjukkan kualitasnya sebagai pemain kelas dunia dengan mencetak dua gol krusial yang memastikan langkah Paris Saint-Germain ke babak semifinal.

Performa tersebut semakin mempertegas reputasinya sebagai pemain yang mampu tampil menentukan di momen penting. Statusnya sebagai salah satu kandidat kuat Ballon d’Or 2025 juga terlihat sejalan dengan kontribusi besar yang ia berikan dalam laga ini.

 

Catatan

Liverpool mencatatkan catatan kurang baik setelah untuk pertama kalinya kalah lima kali dalam satu musim Liga Champions UEFA, sekaligus menjadi kali kesembilan klub asal Liga Inggris mengalami hal serupa. Dalam laga ini, Liverpool menunjukkan peningkatan agresivitas di babak kedua dengan 17 tembakan dibanding hanya 4 di babak pertama, sementara Paris Saint-Germain justru lebih efisien dengan hanya 4 percobaan setelah jeda namun mampu menghasilkan dua gol.

Dari sisi individu, sejak bergabung dengan Paris Saint-Germain musim lalu, Khvicha Kvaratskhelia menjadi salah satu pemain paling produktif di kompetisi ini dengan total keterlibatan 18 gol, hanya kalah dari Kylian Mbappé. Bahkan di fase gugur, kontribusinya juga termasuk yang tertinggi, hanya berada di bawah Raphinha dalam jumlah keterlibatan gol.

Liverpool juga kembali mengalami kesulitan mencetak gol dalam dua leg fase gugur, yang menjadi kejadian ketiga dalam sejarah mereka di ajang ini setelah beberapa dekade sebelumnya. Sementara itu, Paris Saint-Germain semakin menegaskan konsistensinya di level tertinggi Eropa dengan keberhasilan mencapai semifinal dalam lima dari tujuh musim terakhir, termasuk tiga musim beruntun terbaru.

 

Pertandingan Berikutnya

Liverpool akan bertandang ke Hill Dickinson Stadium untuk melawan Everton dalam pekan ke-33 Premier League musim ini yang digelar pada Minggu (19/4/2026). Di sisi lain, Paris Saint-Germain akan menjamu Olympique Lyon di Parc des Princes dalam pekan ke-30 Ligue 1 musim ini yang digelar pada Senin (20/4/2026). Jangan ketinggalan sengitnya persaingan di Liga Champions UEFA. Simak terus prediksi kompetisi tersebut di SBOTOP.

   

●●●

Kunjungi halaman blog kami untuk membaca berita SEPAK BOLA dan informasi pasaran taruhan

Selalu menjadi yang terdepan dalam mendapatkan informasi seputar olahraga dan bursa taruhan

Ikuti kami di Facebook, X, Instagram dan Youtube

Chat Langsung